by

Tersangka Korupsi Mantan Kades Papauh Kec Muara Papalik Menjalankan Sidang Perdana

KUALATUNGKAL Lj – Mantan Kades Papauh Kec Muara Papalik yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2017/2018 di Kabupaten Tanjab Barat, segera menjalankan sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor Jambi. Pasalnya, tersangka Karmani Budi Santolo (45), kemarin telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat. Kajari Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH melalui Kasi Pidsus nya Hery Susanto,SH ditemui diruang kerjanya mengaku, benar tersangka Karmani Budi Santolo (45) Mantan Kades Papauh sudah dilpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) hari ini (3/12/19 red).”Tersangka kasus tidak pidana korupsi mantan Kades Papauh Kec Muara Papalik sudah dilimpahkan ke JPU,” ungkap Kasi Pidsus. Menurut Heri, setelah adanya proses pelimpahan ini, maka tersangka tersandung kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran ADD dan DD tersebut segera melaju ke mejah hijau.”Tersangka Karmani ini akan segera kita sidangkan di PN Tipikor Jambi,” tandasnya.
Sebelumnya diingatkan, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat telah menetapkan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD)  dan Dana Desa (DD) di Desa Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2017/2018. Terduga itu, Karmani Budi Santoso (45) Kades Papauh yang kini terpaksa menjalankan proses hukuman lebih lanjut. Tak hanya menetapkan tersangka saja, Kades Papauh Kec Muara Papalik Tanjab Barat ini langsung ditahan oleh Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat. Bahwa penahanan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Nomor : Print- 908/L.5.15/Fd.1/09/2019 tanggal 05 September 2019. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH
mengatakan, benar Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat telah menetapkan tersangka dan langsung melakukan penahanan terhadap Kades Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat, atas nama Karmani Budi Santoso (45). Tersangka ini terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyimpangan atau penyelewengan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2017/2018 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Bahwa tersangka oleh Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo.Pasal 18 atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No.20/2001 jo. UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ungkapnya Kajari, Kamis (05/09/19) ditemui diruang kerjanya. Menurut dia, Kades ini cepat dilakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka, alasannya untuk mempercepat penyelesaian penyidikan perkara korupsi, maka Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat berpendapat agar dilakukan penahanan dengan pertimbangan yakni, tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidananya. Tersangka dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 05 September 2019 sampai dengan 24 September 2019 dan dititipkan  di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal.”Tersangka melakukan penyimpangan nya dimana dia mengelola anggaran sendiri tidak melibatkan pejabat lain. Menggunakan untuk kepentingan pribadi dan juga mengelola tidak sesuai peruntukan nya,” tandasnya. Hari ini juga, ditambah dia tersangka dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal sekira pukul 16.00 WIB, dengan pengawalan oleh Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dan didampingi Tim Bidang.”Kerugian kurang lebih sekitar tiga ratus jutaan,” timpal Kasi Pidsus Hery Susanto,SH ditemui media ini di Kantor nya sembari mengatakan sebelum dilakukan penahanan, terlebih dahulu tersangka ini dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dr. ARIEF BUDIMAN pada Poliklinik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.(IS)

Comment

Berita Terkait