oleh

Pengadilan Negeri Kuala Tungkal Sidangkan Terdakwa Via Online, Ini Pesan Ketua 

KUALATUNGKAL Lj – Setelah terjadi wabah virus Corona (Covid 19) yang kini terjadi diseluruh dunia, salah satunya di Indonesia. Tentu semua ini berdampak terhadap seluruh elemen masyarakat untuk lebih berhati hati dan waspada. Caranya, dapat mengurangi kontak langsung sesama masyarakat, demi memutus rantai pengembangan wabah tersebut. Buktinya kini, Pengadilan Negeri Klas IIB Kuala Tungkal, Tanjab Barat sejak dari Selasa kemarin sudah memberlakukan Persidangan dengan sistem Online. Hal ini berdasarkan Memorandum nomor 72/DJU/PS.00/3/2020 tanggal 26 Maret 2020. Ketua Pengadilan Negeri Klas IIB Kuala Tungkal, Tanjab Barat Andi Hendrawan,SH.MH mengatakan, memang persidangan online yang diterapkan Mahkamah Agung Republik Indonesia Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum ini diberlakukan setelah adanya wabah virus corona (Covid 19). Menurut dia, persidangan online ini dimulai dari hari Selasa kemarin, menggunakan aplikasi lewat Telekomfren.”Jadi kendala kita persidangan online ini tentu ada yaitu jaringan internet yang bisa ada gangguan,” ungkap Andi, ditemui diruang kerjanya belum lama ini. Sidang online ini tidak jauh beda dengan sidang seperti biasa. Hanya membedakan, terdakwa berada di Lapas dan Jaksa Penuntut Umum serta Hakim berada di Kantor masing masing.”Persidangan online ini demi mengantisipasi Covid 19. Selama masa tanggap darurat masih mewabah. Dan persidangan online ini diberlakukan smpai batas waktu yang belum ditentukan,” timpalnya. Selain itu, ada juga yang membedakan dalam persidangan online antara perkara tindak pidana umum dan perkara perdata, dijelaskan Andi untuk sidang perdata ada aplikasi khusus melalui Elidigasi, sedangkan pendaftaran nya melalui ecourt.mahkamahagung.co.id.”Dihimbau kepada masyarakat yang mau menggunakan jasa pengadilan, ada beberapa aplikasi yang digunakan untuk memudahkan masyarakat Tanjab Barat dalam pembuatan surat keterangan online eraterang.badilum.mahkamahagung.go.id. salah satu diantara nya untuk surat keterangan tidak pernah dihukum,” sebutnya. Disisi lain, perlu diingat kepada Masyarakat, pihak PN Kuala Tungkal untuk saat telah membatasi yang kontak langsung dengan pegawai PN. Hal ini demi mencegah penyebaran wabah covit 19 di Tanjab Barat. Terpisah, Kajari Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH mengatakan benar bahwa perisangan online kini sudah diterapkan di Tanjab Barat. Hal ini seiring adanya surat dari
Mahkamah Agung Republik Indonesia Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum.”Mudahan saja berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Dan kita juga berdoa wabah corona ini bisa segera hilang,” kata Kajari ditemu media ini kemarin.(IS)

Komentar

Berita Terkait