oleh

Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Optimis Lolos Penilaian Program WBK



KUALATUNGKAL Lj – Tahun 2020 ini Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal merupakan salah satu UPT yang diusualkan untuk mengikuti program Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Tak heran, untuk lolos sebagai peserta wilayah WBK tersebut, dari kemarin hingga kini Lapas kelas IIB Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat yang berlokasi di Kec.Bram Itam ini terus melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan poin yang terbaik dari hasil penilaian tersebut. Satu demi satu, tahapan yang menuju ke WBK ini sudah dilakukan atau dijalankan pihaknya. Meskipun tim penilaian dari pihak terkait tersebut belum turun. Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Imam Siswoyo mengatakan, memang saat ini Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal ini telah mengikuti program Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Jadi, penilaian itu merupakan salah satu Pembangunan Zona Integritas. Untuk itu, maka Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal sekarang ini masih dalam tahap penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Sedangkan tahap penilaian dari penilai internal atau TPI yang dilakukan pihak Inspektorat bahwa Lapas kelas IIB Kualatungkal sudah dinyatakan layak untuk diusulkan ketingkat yang selanjutnya.”Kita tentu optimis lolos pada penilaian WBK ini,” ungkap Imam ditemui kemari, (26/6/20). Dijelaskan Imam, untuk lolos dalam penilaian ini tentunya tidak lah mudah, perlu usaha, kerja keras dan kerjasama. Meskipun beberapa langkah kini sudah dilakukan dan dilaksanakan pihaknya. Namun semua ini perlu dukungan dan doa dari masyarakat untuk mencapai hasil yang akan lebih baik lagi.”Kita terus berbenah mulai dari segi pelayanan maupun fasilitas di Lapas Kelas IIB ini sudah kita lakukan. Dimana disini Lapas Kualatungkal memberikan suatu pelayanan yang ramah dengan pihak Disabilitas contohnya kita memisahkan antara pendaftaran kunjungan dengan yang Umum dan Disabilitas,” sebutnya. Selain itu, ditambah dia pihaknya juga membuat rambu rambu penunjuk jalan menggunakan skotlet, menyediakan ruangan bermain anak, ruang laktasi ibu dan anak, bilik sterilisasi dan toilet khusus para pengunjung disabilitas.”Kita juga akan melaksanakan, yang intinya tidak memberikan celah, seperti pungli, gratifikasi atau yang sejenisnya,” tandasnya sembari minta dukungan dan kerjasama dari pegawai Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal.(IS)

Komentar

Berita Terkait