oleh

Sekda Sebut BNNP Harus Kerjasama Dengan Forkopimda


KUALATUNGKAL Lj- Jum’at (03/07/20), berlokasi dirumah Dinas Bupati Tanjab Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat Ir. H. Agus Sanusi, M. Si mengatakan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jambi yang rawan menjadi jalur peredaran narkoba. Hal ini dikarenakan kondisi geografis yang berbatasan langsung dengan kepulauan lain, baik jalur darat maupun jalur laut.”Oleh karena itu kita berharap agar BNNP dapat bekerjasama dengan intens bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tanjab Barat dalam mengatasi permasalahan tersebut,” kata Sekda, didepan kepala BNNP Jambi Brigjen. Pol. Dwi Irianto,S.I.K, M.Si beserta jajaran nya itu. Menurutnya, Kunjungan kerja yang dilaksanakan pihak BNN ini dalam rangka sosialisasi instruksi presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika tahun 2020-2024 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Salah satu realisasinya adalah, terbentuknya Kampung anti narkoba di desa Tanjung Bojo Kecamatan Batang asam Kabupaten Tanjab Barat yang telah diresmikan pada tanggal 20 September 2018 yang lalu,” tukas Sekda. Turut hadir dalam Kegiatan ini, Kepala BNNK Kabupaten Batanghari, Kepala BNNK Tanjab Timur, Kasdim 0419/Tanjab,Kasat Narkoba Polres Tanjab Barat, Kaban Kesabangpol Tanjab Barat, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjab Barat, Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanjab Barat, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD Tanjab Barat dan Para Camat Se – Kabupaten Tanjab Barat.(IS)

Komentar

Berita Terkait