mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Pemuda ANEL Siap Berikan Hak Suara di Hari ‘H’ Mendatang, Solidkan Dukungan Untuk Pro MULIA Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Tak Berkategori

Senin, 18 Maret 2019 - 06:25 WIB

Di Desa Sungai Dusun, Pembuatan Sertifikat Prona Diduga Dikomersilkan

 

Lingkarjambi.com-Tanjabtim,Progam Nasional(Prona) sertifikat gratis yang di biayai melalui APBN,menimbulkan banyak polemik di kalangan masyarakat. Pembuatan sertepikat ini seakan-akan menjadi ajang pemanfaatan beberapa oknum desa untuk meraup ke untungan dengan berbagai alasan untuk biaya ini itu sehingga mencapai Rp.1300.000;.

Seperti yang terjadi pada masyarakat desa sungai dusun Rantau Rasau kabupaten Tanjabtimur Provinsin Jambi. Beberapa orang warga Desa Sungai Dusun menyesalkan pembuatan Sertepikat Prona ternyata biaya nya tidak sebesar yang mereka keluar kan untuk pembuatan Sertepikat. Kami melihat berita-berita yang tayang di Media Elecktronic,cetak dan online yang di bagikan pak Presiden langsung kemasyarakat ternyata gratis. Bagaimana mungkin kami di Desa ini untuk pembuatan sertipikat Prona harus mengeluarkan biaya awal yang di minta ada yang Rp.300ribu,Rp.500ribu dan setelah selesai Sertepikat harus melunasi biaya yang untuk mengambil sertepikat sebesar Rp.800ribu,ungkap salah seorang warga kepada awak media yang meliput.

Kades Sungai Dusun saat di konfirmasi media menjelaskan terkait keluhan warga bahwa pembuatan sertepikat prona di kenakan biaya sebesar Rp.1.300.000; itu tidak benar ungkap kades,kalaupun ada biaya yang dikenakan paling hanya berkisar Rp.350.000;. Apa yang di keluhkan warga itu tidak benar,mungkin itu hanya barisan dari sakit hati dan lawan politik saya dulu,ungkap kades kepada awak media di ruangan kerjanya.

Dari hasil investigasi awak media pembuatan sertipikat Prona di Desa sungai dusun dari tahun 2009 pengusulannya diterbitkan tahun 2013 sebanyak 100 persil dan pengusulan ke dua hanya terbit sebanyak 54persil dari pengusulan 100persil sisa nya sudah terbit yang melalui pengusulan Desa Sungai Tering.

Menurut keterangan kades sungai Dusun pembuatan sertepikat ini jadi nya tumpang tindih sebagian, hal ini di benarkan BPN Tanjabtim saat  melakukan pengukuran.

Laporan masyarakat desa sungai dusun kepada awak media,masyarakat sangat menyayangkan oknum desa terlalu  besar meminta biaya untuk pembuatan sertepikat prona,besar harapan kami aparat penegak hukum menanyakan kepada oknum aparatur desa yang sudah mengkomersilkan program pembuatan sertepikat Prona.(Ayudi)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tanjung Jabung Barat Menjadi KLA

Berita

Kajari Muaro jambi Ngopi Bareng,Dengan Awak Media
UPTD Pendidikan Serahkan Bantuan di Hardiknas
Bupati Tanjabbar Safrial Sebut Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Muhasabah dan Transformasi Diri

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Resmikan Gedung Produksi Kopi Liberika
Hari ke Empat Ops Patuh, Puluhan Pelanggar Roda Dua Terjaring Akibat Tidak Memakai Helm SNI
Malam Ini, Wabup Amir Sakib Hadiri Tahlilan Almarhum Mantan Pimpinan Bank BNI Cabang Tungkal

Berita

APDB-P Belum Dibahas, Proyek di RKA diduga Sudah Dijajakan