by

Rusunawa Tanjabtim Belum Rampung 100%, Dan Di Duga Belum Selesaikan IMB

MUARASABAK,Lingkarjambi.com-Program PUPR dan Pemukiman Pembangunan Rusunawa APBN Tahun 2018 di duga Bodong alias belum mengantongi Izin, Baik Izin Mendirikan Bangunan (IMB) maupun izin lainnya.
Program Rusunawa menimbulkan banyak tanda tanya bagi masyarakat Tanjabtim,apa sich Rusunawa ? Rumah Susun Sewa. Dari awal Rencana saja sudah bermasalah terkait pondasi bangunan yang bermula mengguna tiang Pasak Bumi,akhirnya berubah gambar menjadi cakar ayam. Di karena tiang pasak tidak dapat masuk kedalam tanah/bumi yang di hentak menggunakan alat eksavator baru satu meter tiang masuk di hentak namun tak mampu hingga beberapa tiang mengalami pecah dan tidak bisa di gunakan.

Menurut keterangan dari pengawas kerja tempo lalu saat di konfirmas Media bahwa kultur tanah disini kuat dengan batu napal dan cadas sehingga kuku baket eksavator dapat patah. Nah sekarang pembangunan Rusunawa di duga belum menyelesaikan (IMB).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Satu Pintu Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Eduard berkata dahulu pernah melakukan permohonan pembuatan Izin IMB, “Permohonan pernah masuk, tapi masih melengkapi persyaratan karena ini merupakan bangunan provinsi”, ungkapnya.

Ketika ditanyai bangunan tersebut, sudah selesai kah (IMB)nya belum ada, dijawab eduart memang belum ada. Tapi untuk teknisnya tanya Adil Kadis perkim, terangnya singkat ketika dikonfirmasi melalui Via Telefon oleh awak Media

Sementara Apriboy Candra Sekretaris Dinas  Perumahan dan Pemukiman Tanjabtim, berkata masalah perizinan Rusunawa regulasi baru, di Tahun 2019 dipindai ke OPD yang bersangkutan yang mengeluarkan izinnya, sekarang izin masih diproses di Dinas Perkim, jelasnya singkat. seolah olah pihak terkait lepas tangan alias buang badan saat media menanyakan tentang IMB nya, untuk pembangunan rusunawa yang dalam pengawasan TP4D dengan pagu anggaran kurang lebih Rp.13,sekian miliar. Bangunan yang berada di tanjung jabung timur,tepat di depan pasar induk babat. Dalam hal ini pihak kontraktor terlalu berani mendirikan bangunan tanpa menyelesaikan terlebih dahulu prosedur Izin Mendirikan Bangunan(IMB) yang di nyatakan hampir 100% selesai.

Bangunan Rumah susun dan Rumah Sewa bersumber dari APBN 2018 dalam pengawasan TP4D dengan unit kira-kira 43 hingga 45 unit ruangan dengan fasos, lengkap dengan property seperti ranjang,kasur,lemari serta sofa diruangan tamu. Bangunan Rusunawa belum sepenuh nya dapat di huni pasal nya ada beberapa fasum belum lagi rampung.(Ayud)

Comment

Berita Berikutnya