mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Tanjab Barat

Senin, 20 Juli 2020 - 04:26 WIB

100 Karyawan PetroChina Jabung Ltd Jalani Uji Swab Corona

BETARA – Ratusan karyawan PT OetriChina Jabung Ltd menjalani menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) atau swab test di basecamp Pematang Lumut Betara, Minggu (19/07/20) pagi.

Pemeriksaan dengan metode PCR atau swab ini dilakukan secara masif untuk pencegahan dini penyebaran virus corona Covid-19 di antara karyawan petugas pasca ditemunaknnya 4 karyawan dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 pada Sabtu (18/07/20).

Pengambilan sampel ratusan karyawan tersebut dilakukan petugas Lab PCR Bakai POM Jambi bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanjab Barat.

Taharuddin, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan Uji Swab dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan karyawan guna mengeliminir penyebaran Covid-19 di PetroChina.

“Pagi tadi telah dilaksanakan pengambilan sampel untuk Uji Swab terhadap 100 karyawan Petro, oleh petugas PCR Balai POM Provinsi Jambi,” ungkap Taharuddin via ponselnya, Minggu (19/07/20) petang.

Dikatakan Taharuddin, tes masif PCR dilakukan PetroChina dalam rangka mendukung protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah untuk melindungi karyawan.

Kendati demikian, Tharuddin belum bisa memastikan hasil Swab tersebut dapat diketahui kapan.

Namun kata Kadis Kominfo ini, normal hasil tes Swab PCR biasanya dapat diketahui selang 3-4 hari pemeriksaan. Karena sudah bisa dilakukan di Jambi.

“Iya itu kan tergantung PCR Balai POM Jambi, itu kan semuanya kita kirim ke sana. Normal 3-4 hari sudah keluar gak tahu kalau massal ya,” ucapnya.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Tanjab Barat lanjutnya, berterima kasih pihak PetroChina respek dengan hal ini.

Sementara, Manajemen PetroChina Jabung pada hari Minggu, 19 Juli 2020, mengonfirmasikan bahwa empat pekerja
yang bekerja di Betara Gas Plant di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (TJB), dinyatakan positif Covid-19.
“Dari keempat pekerja tersebut, satu orang merupakan pekerja PetroChina Jabung dan tiga orang
merupakan pekerja subkontraktor PT Ceria Utama Abadi,” Vice President Human Resources & Relations
PetroChina, Dencio Renato Boele, menyampaikan.
Berdasarkan hasil tes PCR, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung
Barat tanggal 18 Juli mengumumkan keempat pasien, yaitu RD (41 tahun), AF (35 tahun), JH (44 tahun)
dan ARS (47 tahun) bekerja untuk PetroChina di Kecamatan Betara, TJB.
“Keempat pekerja tersebut menjalani tes PCR tanggal 13 Juli 2020. Saat ini, keempat pekerja berada
dalam keadaan baik dan telah mendapat penanganan medis. Hingga saat ini, PetroChina terus
melakukan penelusuran kontak (contact tracing) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-
19 setempat sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” jelas Dencio.
“Dengan perkembangan terbaru di lapangan, kami menegaskan PetroChina akan terus meningkatkan
disiplin pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19,” lanjutnya.

Baja Juga  Kajari Tanjung Jabung Barat Pimpin Pemusnahan BB Hasil Kejahatan Tipidum Satu Tahun

Selain mewajibkan pengecekan menyeluruh bagi pekerja lapangan yang akan bertugas di Betara Camp
maupun Geragai Camp, PetroChina secara rutin melakukan disinfeksi seluruh area kerja. “Kami juga
mewajibkan para pekerja untuk mengenakan masker saat berinteraksi dengan orang lain, menghindari
kerumunan dan mencuci tangan sesering mungkin,” tegas Dencio.
Selama pandemi Covid-19, PetroChina Jabung telah mengurangi kegiatan rapat, meniadakan kegiatan
yang melibatkan banyak orang, dan mengganti model jamuan makan dari prasmanan menjadi nasi
kotak.
Data yang dirilis pemerintah pada 18 Juli 2020 menyebutkan lebih dari 84.000 kasus positif Covid-19 di
Indonesia, termasuk 132 kasus di Provinsi Jambi. Sampai saat ini, penyebaran Covid-19 banyak
ditemukan dalam ruang publik yang melibatkan banyak orang, termasuk pasar, tempat pendidikan dan
permukiman.
Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan para mitra kerja lainnya, PetroChina telah
menyalurkan bantuan pencegahan Covid-19 bagi para pekerja medis dan masyarakat di Jakarta dan
Jambi. Bantuan ini meliputi APD, masker medis, paket sembako dan serta sarana cuci tangan di tempat
umum. PetroChina juga ikut mendukung program disinfeksi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar
wilayah operasi PetroChina.
“PetroChina berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 di tingkat provinsi Jambi maupun di tingkat
kota dan kabupaten untuk memastikan pelaksanaan prosedur pencegahan Covid-19 di sekitar wilayah
kerja,” jelas Dencio. Beliau menambahkan, sampai saat ini, kegiatan hulu migas di Blok Jabung berjalan
lancar dengan jumlah produksi yang sesuai target.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Adiyanto Agus
Handoyo menyampaikan, seiring dengan kebijakan pemerintah di masa pandemi, pihaknya telah
mengeluarkan sejumlah kebijakan terkait pengendalian Covid-19. “Kami terus mengingatkan seluruh
KKKS Migas untuk mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dalam melanjutkan kegiatan produksi
dan mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Adiyanto.
Beliau menambahkan, “Hal ini dilakukan untuk menjamin kegiatan operasi yang aman, baik bagi pekerja
migas ataupun masyarakat di sekitar wilayah operasi. Keberlangsungan kegiatan operasi PetroChina
Jabung berperan besar dalam menyumbang pendapatan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan
Provinsi Jambi. Untuk itu, kami memohon dukungan seluruh masyarakat Jambi agar dapat terus
mengamankan pasokan energi nasional.”
Sesuai arahan Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno, seluruh KKKS wajib melakukan penapisan
(screening) serta pemantauan untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayah kerja migas. Hal ini
meliputi pelaporan epidemiologi, karantina mandiri sebelum bekerja dan pemeriksaan rapid test antibody.

Baja Juga  Bupati Berikan Bantuan Korban Kebakaran Parit Cegat Desa Sialang

Melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 9/2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar
(PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), subsektor minyak
dan gas bumi ditetapkan sebagai sektor strategis dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Oleh
karenanya, badan usaha yang memberikan pelayanan umum terhadap ketersediaan dan distribusi BBM,
elpiji, serta untuk kegiatan ekspor impor migas, diizinkan tetap beroperasi dalam kondisi pandemi.
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto juga telah mengirimkan surat kepada para kepala daerah untuk
memastikan akses bagi kegiatan hulu migas sebagai objek vital nasional dalam situasi pandemi Covid-19.
Membalas surat tersebut, Gubernur Jambi Fachrori Umar mendukung keberlangsungan kegiatan usaha
migas selama situasi tanggap darurat Covid-19 dan meminta pihak terkait untuk memberikan dukungan yang sama.(*/vin)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada

Advetorial

Jelang Hari ‘H’ Raya Idul Fitri, Wabup Tanjab Barat Sidak Pasar Tangga Raja Ilir

Advetorial

Bupati Safrial Buka Resmi Kegiatan Menwa Peduli Covid 19

Advetorial

Sekda Janji Menata Kembali Asset Aset di Pemerintah Tanjab Barat

Berita

Ketua DPRD Muaro Jambi Raih Jambi Award 2021

Berita

KPI Ashanta Jambi Bukan Kaleng- Kaleng

Berita

Pemkab Sambut Kunjungan Kerja DPRD Sungai Penuh

Berita

Pemkab Muaro Jambi Anggarkan 94 Milliar Penanganan Covid-19