mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Ekonomi / Energi / Infrastruktur / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 16 September 2020 - 19:59 WIB

Air Tak Lancar, PDAM Tirta Pengabuan Sebut Akibat PLN Byar Pet

KUALATUNGKAL,Lj- Distribusi air PDAM Tirta Pengabuan menjadi keluhan warga Kab Tanjab Barat, beberapa hari belakang akibat tak lancar dan kadang mati. Nurhayati (42) warga Kualatungkal, mengatakan dalam tiga hari ini, PDAM tak mengalir lancar rumahnya, sementara dirinya membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari. “Airnya kecil. bahkan tak nyala. Sementara kami butuh air di tiap harinya, seperti mandi, cuci pakaian dan cuci piring,” ungkap Nurhayati, Rabu, (16/09).
Ia berharap agar PDAM Tirta Pengabuan untuk segera mengatasi permasalahan tersebut, maupun memperbaikin sistem pelayanan distribusi air bersih karena terkadang harus menggunakan bantuan pompa untuk mendapatkan pasokan air di tempat tinggalnya.

Hal serupa juga dikatakan Ahmad (34), yang mengatakan kondisi air tidak normal, terlebih harus menggunakan pompa karena volume air sangatlah kecil jika mengalir. “Berapa hari ini memang air tidak mengalir, kalaupun air PDAM yang mengalir sangatlah kecil sehingga harus menggunakan pompa, semoga ini dapat segara diatasi oleh pihak terkait,” tuturnya.

Baja Juga  Bapenda Gelar Rapat Rekonsiliasi Realiasasi Penerimaan Daerah pada OPD Tanjab Barat 

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PDAM Kabupaten Tanjabbar Ustayadi Barlian, mengakui ada beberapa kecamatan yang distribusi air PDAM sempat terganggu akibat pemadaman listrik. Diantaranya, Tungkal Ilir, Merlung, Muara Papalik dan Tungkal Ilir serta Bram Itam. Hal ini menurut di aterjadi akibat sering padamnya listrik dan suplai daya yang tak stabil. “Karena untuk menyuplai air dari Teluk Pengkah, ke wilayah Ilir dan Ulu, menggunakan tenaga listrik. Kalau listrik padam, distribusi air juga terganggu,” kata Ustayadi.

Baja Juga  Pemerintah Tanjab Barat Targetkan SAKIP 2020 Peroleh Nilai B

Sedangkan mesin diesel yang disiapkan di sejumlah titik reservoir, belum bisa dioptimalkan lantaran biaya operasional bahan bakar yang cukup tinggi. “Ya biaya solar besar, gak mungkin kita hidupkan seterusnya, hanya emergency saja. Sementara kami baru menganggarkan dana untuk solar Tahun depan,”paparnya.

Sementara, untuk memperlancar suplai air bersih di Wilayah Tungkal Ilir, PDAM Tirta Pengabuan saat ni, lanjut Ustayadi, sedang berusaha untuk mengaktifkan kembali reservoir di Parit II. “Mudah-mudahan cepat terlaksana. Kalau Reservoir Parit II sudah aktif, tendangan air kita bisa lebih kencang, otomatis air akan semakin lancar.”tandasnya.(*/vin)

Share :

Baca Juga

Berita

10 M Dana Covid-19 Muaro Jambi Sudah Terserap

Berita

Dewan Siti Maimunah Berjanji Akan Perjuangkan infrastruktur Dibahar

Infrastruktur

End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

Berita

Antar 30 Ribu Dukungan, Romi-Robby Maju Lewat Jalur Non Partai

Berita

Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur

Advetorial

Bupati Hadiri Rembuk Stunting Tahun 2021

Berita

Warga Senaung Tak Setuju Pemilihan BPD Hanya Perwakilan 10 Per RT

Advetorial

Safari Ramadhan, Bupati dan Wabup Sambil Kebut Percepatan Pembangunan Tanjab Barat