mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Advetorial / Berita / Kota Jambi / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 21 April 2021 - 00:15 WIB

Bupati Anwar Sadat Serius Tangani Rembuk Stunting Tahun 2021

KUALATUNGKAL Lj – Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terhadap stunting tahun 2021. Tak salah, jika Bupati Tanjung Jabung Barat langsung turun tangan demi menghadiri rembuk stunting tahun 2021 ini dalam rangka Aksi Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting di Kabupaten Tanjab Barat, kemarin (14/04/2021). Bertempat di Lantai III Aula Kantor Bapedda turur hadir Unsur Forkopimda,Plt Ketua DPRD, Sekda, Asisten,Staf Ahli, Kepala OPD , Para Camat, Seluruh Kepala Puskesmas se Kabupaten Tanjab Barat, Ketua TP PKK ,Ketua GOW, Ketua Dharmawanita,Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, serta tamu undangan lainya. Kadis kesehatan Dr. Hj. Andi Pada. M. Kes mengatakan pencegahan Stunting ini sudah dilaksanakan mulai tahun 2020 dan sudah menetapkan 10 desa Lokus Stunting dan 15 Desa di tahun 2021.”Ini kerja sama lintas sektor, kegiatan ini tidak akan bisa selesai jika hanya dinas kesehatan saja karena stunting penyebabnya Lintas Sektor , tentu harapan kita Integrasi kegiatan program di seluruh sektor bisa menjadi hal yang sangat penting dalam rangka pencegahan stunting,” ujarnya. Sementara itu Bupati Tanjab Barat KH. Anwar Sadat M. Ag mengatakan, salah satu ciri bangsa maju adalah bangsa yang memiliki tingkat kesehatan, kecerdasan dan Produktivitas Kerja yang tinggi. Sebagaimana yang menjadi visi Berkah Kabupaten Tanjab Barat. Berdasarkan data riset kesehatan dasar ( Riskesdas ) Kabupaten Tanjab Barat angka kejadian masalah Gizi masih tinggi dan cendrung meningkat.”Upaya intervensi yang dilakukan oleh seluruh sektor diharapkan berpengaruh terhadap penurunan prevalensi Stunting seperti akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan ( Fasyankes) , Ketersediaan sanitasi dan air bersih, pendidikan anak usia dini dan parenting, Ketersediaan pangan, Perlindungan sosial serta keluarga berencana,” katanya. Masih dikatakan Bupati Rembuk Stuntimg ini adalah upaya strategis yang kita lakukan terutama pada kantong- kantong stunting yang cukup tinggi di kabupaten Tanjab Barat.”Mudahan seluruh stakeholder dapat bersinergi untuk dapat melakukan upaya yang sangat serius dalam rangka menuntaskan Stunting yang ada di Kabupaten Tanjab Barat,” harapnya.
Dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen dalam rangka percepatan dan pencegahan stunting di Kabupaten Tanjab Barat dan poto bersama.(IS)

Baja Juga  Mengangkat Ekonomi Masyarakat Tanjabbar Lewat Ekowisata Sukorejo Kampung Kopi Liberika

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Tanjabtim Sidak 6 OPD

Berita

Diduga Kades Suak Putat lakukan pungli pengurusan Sporadik

Berita

Oknum Pegawai PDAM Akan ditindak tegas P- apa bila melakukan penyambungan ilegal tanpa meter

Berita

Ketua DPRD dan Bupati Terima WTP Atas LHP TA.2020

Advetorial

Wakil Bupati Apresiasi Pembentukan Tim Pokdar Kamtibmas Pesisir

Advetorial

Wabup Tanjab Barat Hadiri Acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan KPP Pratama KualaTungkal

Advetorial

Bupati Safrial Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional Inseminasi Buatan

Berita

LMPP Desak Bupati dan Wabup segera Copot Plt Dinas PdK Muaro Jambi