mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Advetorial / Berita / Kota Jambi / Nasional / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 5 Agustus 2020 - 01:52 WIB

Bupati Safrial Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer Tanjab Barat ke Pusat

KUALATUNGKAL Lj – Bupati Tanjung Jabung Barat Dr.Ir.H.Safrial,MS tak tinggal diam terhadap nasip tenaga honorer di Kabupaten Tanjab Barat. Buktinya, orang nomor satu didaerah serengkuh dayung serentak ketujuan ini telah mengapresiasi atas aspirasi dari seluruh tenaga honorer tersebut.
Menurut Bupati Safrial, Dirinya mengakui peran dan tugas tenaga honorer baik guru, tenaga teknis dan kesehatan ditengah masa Pademi sekarang sangatlah berat. Mulai dari tenaga guru yang harus mengajar melalui online (daring) ditengah keterbatasan sinyal internet dan fasilitas pendukung yang kurang memadai sedangkan faktanya tenaga teknis dan kesehatan saling bekerjasama membantu pemeritah dalam hal menegakan protokoler kesehatan diera new normal saat ini.“Jadi ini adalah harapan dan impian kita semua bagaimana pemerintah pusat bisa lebih memperhatikan nasib dan masa depan tenaga honorer,” ungkapnya Safrial. Di hadapan bupati, Ketua Umum FHT Hendra Novariadi, S.Kom juga melaporkan bahwa Forum Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun (GTKHNK 35+) Tanjab Barat sudah terbentuk pada tanggal 10 Juli 2020 dalam musyawarah yang dihadiri oleh guru honorer tiap kecamatan. Hasilnya terpilih secara aklamasi Adi Saputra Hasibuan, S. H.I sebagai ketua GTKHNK 35+ Tanjab Barat. Hendra menambahkan, saat ini telah terbentuk kepengurusan GTKHNK 35+ di 8 Kabupaten/Kota yang ada di provinsi Jambi diantaranya Tanjab Barat, Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Bungo, Tebo, Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Sedangkan untuk 3 Kabupaten masih dalam proses yaitu Tanjung Jabung Timur, Merangin dan Sarolangun. Untuk Tanjab Barat sendiri lanjut hendra, sudah diakukan pendataan secara online sejak tanggal 8 hingga 25 Juli 2020. Database tersebut nantinya akan dikirim kepada Presiden RI secara kolektif se-provinsi Jambi dengan disertai surat dukungan/rekomendasi dari Kepala Daerah masing-masing. Usai dialog, Bupati Safrial memberikan 2 (dua) lembar surat dukungan yang ditujukan kepada Presiden RI. Surat pertama untuk Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun yang isinya mendukung hasil RAKORNAS GTKHNK35+ di Jakarta 20 Februari 2020 yang lalu. Sedangkan surat dukungan yang kedua untuk honorer tenaga teknis dan kesehatan yang isinya agar Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN-RB melakukan pendataan kembali Tenaga Honorer Non Kategori yang masih aktif dan sudah lama mengabdi minimal masa kerja 5 tahun untuk masuk dalam Database. Kemudian poin kedua, agar Pemerintah Pusat dapat melaksanakan kembali rekrutmen PPPK tahap kedua dengan mengakomodir formasi untuk tenaga teknis.Atas dukungan tersebut, baik FHT maupun GTKHNK35+ menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian bupati safrial akan nasib dan masa depan tenaga honorer di Tanjab Barat.“Surat ini sangat berharga sekali bagi kami dan akan segera kami teruskan kepada bapak presiden, Ketua DPR dan DPD RI dan Menteri/Badan terkait,” tutur Hendra, Ketua FHT mewakili seluruh rombongan yang hadir.(IS)
Baja Juga  Bupati Safrial Tegaskan OPD Kerja Keras Menuju KLA Tanjab Barat

Share :

Baca Juga

Berita

Dewan Sebut Aset Muaro Jambi Harus Jelas Administrasinya

Berita

Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur

Advetorial

Bupati Santuni Masjid Simpang Rambutan Kec Batang Asam

Berita

Zona Merah, Wabup Tanjabbar Tegaskan Jam Malam Dua Minggu

Berita

Bupati Safrial Janji Pasarkan Kopi Liberika Tungkal Komposit

Berita

Anggota DPRD Muaro Jambi ,Maimunah Reses penampungan Aspirasi Masyarakat

Berita

IKAPTK SeProvinsi Jambi Gelar Reuni Akbar di Taman Rakyat Tanjabtim

Berita

Pemkab Dinilai Gagal Kendalikan Covid-19 di Tanjabbar