mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Advetorial / Berita / Kota Jambi / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 5 Agustus 2020 - 01:36 WIB

Bupati Safrial Sebut Kawasan Mangrove Bisa Menjadi Objek Wisata Tematik, Menarik Perhatian Pengunjung 

KUALATUNGKAL Lj – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial,MS mengatakan bahwa lokasi penanaman bibit mangrove diwilayah Desa Tungkal I Kec Tungkal Ilir, Tanjab Barat itu merupakan salah satu lokasi yang menhadi kebanggan Tanjab Barat. Mengapa tidak, karena ini bisa menjadi tempat pariwisatawan untuk berpose demi mengabadikan gambar mereka. “Salah satunya dengan menjadi sebuah objek wisata tematik, yang memiliki nilai tambah yaitu dengan membuka dan membangun sarana dan prasarana penunjang ekowisata mangrove pangkal babu agar dapat dikunjungi dengan mudah dan nyaman oleh para wisatawan baik dalam maupun dari luar negeri bahkan juga para peneliti lingkungan hidup yang terkait dengan hutan mangrove untuk pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Safrial saat mendampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar disela sela penanaman pohon magrove di sekitaran pelabuhan Roro dalam rangka peringatan hari mangrove sedunia Provinsi Jambi tahun 2020, kemarin (03/08). Bupati juga menyampaikan paparan singkat tentang kondisi geografis Tanjung Jabung Barat. Dijelaskan dia, Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki hutan Mangrove cukup luas. Menurut Safrial, keberadaan hutan mangrove di Tanjung Jabung Barat sangat berharga sebagai sumber daya alam yang menyimpan banyak manfaat yang dan harus dijaga kelestariannya. Disampaikannya, Pemkab Tanjab Barat didukung Kementerian Pariwisata telah berupaya secara maksimal untuk mengangkat hutan mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.”Jauh lebih penting kedepannya ekowisata hutan mangrove pangkal babu ini dapat senantiasa kita kembangkan dan memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat luas melalui tumbuh kembangnya industri kecil yang menyediakan berbagai kerajinan cenderamata kuliner laut yang khas dan sebagainya,” sarannya. Safrial juga berharap, pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah pusat melalui Kementerian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dapat mendukung pembangunan dan mendorong perkembangan ekowisata hutan mangrove pangkal babu ini. Sementara itu, Gubernur Jambi H. Fachrori, M. Hum dalam sambutannya menyampaikan saat ini Pemerintah sangat menaruh perhatian terhadap kelestarian hutan mangrove, mengingat banyaknya manfaat hutan mangrove khususnya bagi masyarakat sekitar. Fachrori berharap melalui kegiatan peringatan hari mangrove sedunia ini, dapat menambah motivasi dalam rehabilitasi dan menjaga kelestarian hutan mangrove, khususnya di Provinsi Jambi.”Provinsi Jambi memiliki hutan mangrove seluas 9.300 hektar, di Tanjung Jabung Barat 4.166, 65 hektar, melalui kegiatan ini, mari kita gelorakan semangat menanam mangrove ubtuk memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan kelestarian hutan mangrove,” ujarnya. Kegiatan penanaman mangrove turut diikuti oleh Staf Khusus Menteri Lingkungan hidup bidang koordinasi dampak lingkungan, Kapolda Jambi, Danrem 042 Gapu, Forkompimda Provinsi Jambi, Kepala OPD Provinsi/ Kabupaten, Asisten, Pramuka, dan undangan lainnya.(IS)
Baja Juga  Kapolres Tanjab Barat Berkumpul Bersama Abang Ojeg, Porter dan Agen Pelayaran Rakyat, Ini Pesan Beliau

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Harapkan Peserta Pelatihan Jahit Sungguh Sungguh 

Advetorial

Wabup Hadiri Rakornas Investasi 2020

Berita

Kejari Tanjung Jabung Barat Siap Jalankan Program Jaksa Agung

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Salurkan Bantuan Sosial Beras Untuk PKH

Berita

Ketua DPRD Sebut Belum Mengetahui Serapan Anggaran Covid-19 Muaro Jambi

Advetorial

Wabup Katakan Bentuk TRC, Terkait Penanganan dan Pencegahan Karhutla di Tanjab Barat

Pemerintahan

Kembangkan Produksi Kopi Liberika Tungkal, Bupati Safrial MoU dengan UNJA

Berita

Zona Merah, Jam Malam di Kualatungkal Kembali Diterapkan