mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Advetorial / Berita / Kota Jambi / Pemerintahan / Tanjab Barat

Kamis, 16 Juli 2020 - 04:12 WIB

Bupati Safrial Turunkan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tanjab Barat

KUALATUNGKAL Lj – Bupati Tanjung Jabung Barat Dr Safrial akhirnya turun gunung untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi pada masyarakat Kelurahan Teluk Nilau Kec.Pengabuan Tanjab Barat dan Komite Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nasional (KPWSTN) terhadap areal APL diwilayah tersebut, Rabu (15/07/20). Bupati Safrial mengatakan, tim terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten Tanjab Barat juga akan memverifikasi data yang disampaikan tersebut selama dua minggu terhitung mulai tanggal 20 Juli 2020.”Dan hasil verifikasi akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya, selanjutnya hasilnya akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Safrial.”Fungsi kami hanya sebagai fasilitator, kalau kurang puas dengan hasil kami, ditempuh jalur hukum lebih baik,” timpalnya. Selain itu, dijelaskan dia bahwa PT. WKS telah menyerahkan 4 bundel dokumen yang berisi MoU Kemitraan, Legalitas Lahan, dan daftar nama anggota dari 4 kelompok tani mitra PT. WKS, namun tidak dilengkapi dengan fotocopy anggota kelompok tani. Sesuai kesepakatan peserta rapat, PT.WKS diminta melengkapi dokumen selambat – lambatnya pada hari Senin 20 Juli 2020 Pukul 15.00 WIB mendatang. Sementara itu, dari pihak Masyarakat kelurahan Teluk nilau dan Serikat Tani Nasional, dalam rapat ini juga menyerahkan salinan data (fotocopy) yaitu peta dan perda, berita acara rapat di DPRD, dan berita acara di Badan kesbangpol, berita acara pengecekan lapangan, KK, dan KTP kelompok Tani sebanyak 470 KK/KTP kepada Pemkab Tanjab Barat yang diterima oleh Asisten perekonomian dan pembangunan.”Nantinya, Dinas PM dan PTSP Kabupaten Tanjab Barat akan melakukan verifikasi terhadap legalitas lokasi yang dimitrakan antara PT WKS dan empat kelompok tani,” ujar Bupati. Disisi lain, dari Serikat Tani Nasional Provinsi Jambi, Cristian Napitupulu menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil verifikasi data dari Dinas PM dan PTSP serta Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial.”Kita masih menghormati pemerintah daerah kita,” ujarnya singkat. Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati ini turut diikuti oleh Forkompimda, Kasdim, Kapolsek Teluk Nilau, Staf Ahli, Asisten Perekonomian dan pembangunan, Kadis PMD Tanjab Barat, Kesbangpol, Kadis Dukcapil, Camat Tebing Tinggi, Camat pengabuan, Kabag SDA, Kabag Tata pemerintahan, Camat Tebing Tinggi, Camat Pengabuan, Kepala KPHP Kab. Tanjab Barat, Pimpinan PT. WKS, dan 4 kelompok Tani yang bermitra dengan PT Wirakaryasakti, dan serikat Tani nasional (STN).(IS)
Baja Juga  Cegah Penyebaran Covid 19, Safrial Perketat Pengawasan Kawasan Pelabuhan

Share :

Baca Juga

Berita

Ruang Kelas SDN 22 Sabak Timur Tak Layak Pakai

Berita

Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur

Berita

Unsur Pimpinan Dan Anggota  DPRD Muaro Jambi Ucapkan Selamat Kepada Aidi Hatta

Berita

Masna Lantik 101 Pejabat Esselon III dan IV ,Lingkup Pemkab Muaro Jambi

Advetorial

Terima Laporan Warga, Bupati dan Wabup Tanjab Barat Tinjau Lokasi Jembatan Sugeng Rusak

Berita

Ancol Nipah Panjang Jadi Tempat Jemur Ikan Asin

Advetorial

Jelang Hari ‘H’ Raya Idul Fitri, Wabup Tanjab Barat Sidak Pasar Tangga Raja Ilir

Berita

SKK Migas – KKKS Jindi South Jambi B Co., Ltd Bantu Ambulans Kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi