mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Kriminal / Muaro Jambi / Pemerintahan

Selasa, 4 Februari 2020 - 13:39 WIB

Diduga Kades Suak Putat lakukan pungli pengurusan Sporadik

Diduga Kades Suak Putat lakukan pungli pengurusan Sporadik

MUAROJAMBI,LJ  – Kepemimpinan Kepala Desa Suak Putat, Kecamatan Sekernan, Santoso, diterpa isu tidak sedap. Santoso diisukan telah menyalahgunakan kewenangannya sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah warga.

Salah satu isu yang menerpa Pemerintah Desa Suak Putat terkait pungutan liar kepada warga. Kades Santoso diisukan telah memungut uang pengurusan sporadik tanah. Jumlah uang yang dipungut berkisar Rp300-500 ribu.

Warga Kami yang mengurus sporadik dipungut biaya. Salah satunya mertua Saipul di RT 01 Desa Suak Putat. Mertuanya itu dipungut uang Rp500 ribu untuk ngurus sporadik,” kata sumber yang meminta namanya tidak disebutkan kepada Detail, Selasa (4/2/2020).

Warga Desa Suak Putat, Saipul ketika ditemui di rumahnya mengakui bahwa mertuanya memang ada mengurus sproradik tanah. Namun, Saipul membantah adanya permintaan uang dalam proses pengurusan sporadik tanah milik mertuanya tersebut.

Kalau pengurusan sporadik milik mertua saya itu tidak ada dipungut biaya. Saya ini kebetulan tim sukses dari Kades Santoso. Isu yang saya dengar, pungutan itu memang ada. Tapi, bukan mertua saya,” kata Saipul saat ditanyai awak media, di rumahnya di Desa Suak Putat, Selasa (4/2/2020).

Baja Juga  Kejari Tanjung Jabung Barat Melaksanakan Suntik Vaksinasi Kepada Seluruh Pegawai

Saipul mengatakan, warga Desa Suak Putat saat ini memang tengah disibukkan dengan pengurusan sporadik. Pengurusan itu dilakukan warga seiring dengan adanya program PTSL dari BPN di desa tersebut.

Jadi yang saya dengar, untuk ngurus sporadik itu warga dimintai uang dengan nilai bervariasi. Ada yang Rp300 ribu dan ada juga yang Rp500 ribu. Itu isu yang beredar di desa kami ini,” sebutnya.

Saipul menyebut kepemimpinan Kepala Desa Santoso memang telah banyak mengecewakan warga. Masalahnya, banyak janji politik yang disampaikan saat kampanye Pilkades tidak direalisasikan.

Warga Kami ini sudah banyak yang kecewa dengan kepemimpinan beliau, janjinya banyak yang tidak ditepati,” pungkasnya.

Baja Juga  Bapenda Tanjab Barat Harapkan Pembayaran PBB-P2 Dapat Meningkat

Saipul bahkan mengungkap salah satu program bedah rumah yang tidak tepat sasaran di Desa Suak Putat. Program bedah rumah itu dinilai bermasalah karena pihak yang mendapat program itu adalah seorang oknum yang menjabat sebagai Kaur Pemerintah di Desa Suak Putat,”tuturnya.

Setahu saya program bedah rumah itu untuk orang miskin. Nah, yang dapat itu malah oknum Kaur Pemerintah Desa. Beliau itu orang kaya, punya mobil, motor tiga unit dan punya kebun. Ini salah satu bentuk ketidakadilan yang terjadi di desa Kami ini,” ujarnya.

Kepala Desa Suak Putat, Santoso belum dapat dimintai keterangan terkait kebenaran isu yang beredar tersebut. Saat awak media mendatangi Kantor Desa Suak Putat, yang bersangkutan sedang tidak ada di tempat.

Demikian juga ketika dikonfirmasi melalui nomor hand phonenya. Sama sekali tidak terdengar nada aktif. Memang sinyal handphone di Desa Suak Putat hingga saat ini masih sangat terbatas.(Ari).

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Sampaikan Pengantar Laporan Pertanggungjawaban APBD 2019

Berita

Lalat Kandang Ayam Resahkan Warga Desa Suka Maju Mestong

Berita

Tak Berfungsi, Bangunan BWSS Anggaran Besar Hanya Jadi Pajangan

Berita

Masna Pimpin Apel Karhutla,Kapolres Muaro Jambi Hadiri

Berita

Sekda Buka Sosialisasi Peraturan Daerah Lingkup Pemerintah Desa

Berita

Sambangi Panti Asuhan,Dema STAI Ahsanta Berikan Bantuan Sembako

Advetorial

Bupati Safrial Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan, Memasuki Era New Normal

Advetorial

Safari Ramadhan, Bupati dan Wabup Sambil Kebut Percepatan Pembangunan Tanjab Barat