mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Muaro Jambi

Kamis, 21 November 2019 - 11:15 WIB

DPRD Upayakan Kenaikan Gaji Honorer di Muarojambi naik Jadi Rp 1 juta

DPRD Upayakan Kenaikan Gaji Honorer di Muarojambi naik Jadi Rp 1 juta

MUARO JAMBI,LJ – Persoalan guru honorer menjadi persoalan di dunia pendidikan, tidak hanya sulitnya menjadi pegawai negeri sipil, soal gaji juga menjadi tuntutan guru honorer. Gaji guru honorer menjadi sorotan bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muarojambi.

Terlebih baru-baru ini Kemenpan RB telah memberikan keputusan terhadap penetapan jumlah formasi penerimaan CPNS di Kabupaten Muarojambi yang hanya memberikan 53 formasi. Itupun tidak ada untuk formasi guru yang menimbulkan kekecewaan bagi sejumlah.

Ulil Amri, Anggota DPRD Kabupaten Muarojambi menyebutkan bahwa saat ini gaji guru honorer menjadi prioritas perjuangan di dprd. Saat ini guru honorer yang ada di Kabupaten Muarojambi yang hanya menerima Rp 600 ribu perbulan.

Baja Juga  kunker Jogja Semua Anggota Dewan Muarojambi ODP, Ini Keterangan Dinkes Muarojambi

“Sekarang itu di APBD itu gajinya diangka Rp 600 ribu, Itupun gajinnya per tiga bulan baru terima. Insha allah di dewan akan kita giring terus, kita perjuangkan untuk mereka, kita naikkan seminimalnya Rp 1 juta perbulan,”terang Ulil.

Lanjutnya, Ulil Amri yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muarojambi paham betul terhadap persoalan ini. Namun di katakannya bahwa kenaikan gaji guru honorer ini juga sebagai upaya untuk memberikan kesejateraan bagi guru honorer.

Baja Juga  Masna Pimpin Apel Karhutla,Kapolres Muaro Jambi Hadiri

“Nantinya akan kita perjuangkan di pembahasan. Jadi nantinya gaji guru honorer pengajar dan teknis itu kita upayakan jadi Rp 1 juta, insha allah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Muarojambi, Ismianto juga mengharapkan hal yang sama. Ia menyebutkan bahwa gaji Rp 600 ribu dari APBD tersebut tidak semuanya guru honorer mendapatkan gaji sebesar itu.

“Untuk gaji guru honorer memang sudah di alokasikan di dana APBD, walaupun belum bisa mengakomodir semuanya, karena jumlahnya banyak. Yang dapat segitu (red- gaji Rp 600 ribu) diatas 500 orang, kalo bisa itu kita minta naikkan lah,” pungkasnya. (Ari)

Share :

Baca Juga

Berita

43 Pelaku Diamankan Polres untuk kasus Narkoba

Berita

Resedivis Curanmor di Kota Kualatungkal Terancam 5 Tahun Penjara

Berita

Bapenda Gencar Tagih Pajak PBB-P2 Kepada Wajib Pajak Potensial 

Advetorial

Lagi, Bupati Tanjab Barat Bersama Rombongan Gelar Safari Ramadhan di Masjid Desa Sungai Baung

Berita

Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Berikan Sembako Kepada Tukang Becak Terdampak Covid-19

Berita

Bupati Masna Lantik 99 Anggota BPD Terpilih Jaluko

Advetorial

Pemkab Tanjab Barat Kembali Terima Setifikat Tanah Dari BPN

Berita

Empat Orang Perwira Polres Tanjab Barat Giliran Dimutasi