mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Kota Jambi / Kriminal / Nasional / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 29 April 2020 - 04:21 WIB

Hakim PN Tipikor Putus Mantan Kades Papauh 2 Tahun 10 Bulan, Dibagi Waktu 7 Hari Pikir Pikir


KUALATUNGKAL Lj – Terpidana mantan Kades Papauh Kec.Muara Papalik, Kabupaten Tanjab Barat tersandung Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2017/2018 kemarin menjalankan sidang putusan, dengan sistem Online. Dalam sidang putusan itu, terpidana Karmani Budi Santoso (45) dihukum oleh Majlis Hakim 2 Tahun 10 Bulan pidana penjara, dan pidana denda Rp 100 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan. Selain itu, Karmani Budi Santoso juga dijatuhkan hukuman untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 364.536.181 (tiga ratus enam puluh empat juta lima ratus tiga puluh enam ribu seratus delapan puluh satu rupiah) dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti dengan kurun 1 bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Maka harta benda akan disita jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal ini terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana dengan pidana selama 6 bulan. Sidang putusan ini berlangsung kemarin (27/4/20), dipimpin oleh hakim ketua Morailam Purba,SH.MH, hakim anggota Amir Aswan,SH.MH, dan hakim anggota Hiashinta Fransiska Manalu,SH.MH, Panetra Pengganti Janner Tumanggor dan Jaksa Penuntut Umum Aidil Raya Putera,SH. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH melalui Kasi Pidsus nya Hery Susanto,SH mengatakan, dalam sidang putusan tersebut terpidana Karmani Budi Santoso (45) menyatakan sikap untuk pikir pikir, atas hukuman yang dijatuhkan oleh Majlis Hakim. Menurut dia, majlis hakim memberikan waktu berpikir selama 7 hari, untuk menyatakan sikap.”Kita JPU juga pikir pikir, karena terdakwa pikir pikir atas hukum yang yang jatuhkan hakim itu,” ungkapnya ditemui diruang kerjanya kemarin sembari mengatakan barang bukti yang sita tersebut juga sependapat dengan JPU.(IS)

Baja Juga  Kanit Reskrim Polsek Sekernan,Mediasikan Kasus Pengeroyokan Remaja

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD dan Bupati Tanjabbar Sepakat Tolak Hasil Koordinasi Tapal Batas

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gandeng UMKM Siapkan 10.000 Masker Kain Gratis

Berita

ASN Dan Honorer DPRD Muaro Jambi diliburkan

Advetorial

Tanjab Barat Raih Sertifikat Eliminasi Filariasis

Advetorial

Debat Publik Calon Kepala Daerah Tanjab Barat Saling Adu Visi dan Misi

Advetorial

Bupati Safrial Membuka Resmi Rakor SAKIB 2020, Ini Penyampaian Beliau

Advetorial

Sekda Tanjab Barat Terima Bantuan 9000 pcs Masker dari Petrochina International Jabung Ltd

Berita

Masna Lantik 101 Pejabat Esselon III dan IV ,Lingkup Pemkab Muaro Jambi