mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Tak Berkategori

Kamis, 5 September 2019 - 11:33 WIB

Hari Ini, Kades Papauh Kec Muara Papalik Ditetapkan Tersangka dan Ditahan Kejari Tanjung Jabung Barat

p-Terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran dana ADD dan DD 2017/2018.
KUALATUNGKAL Lj – Hari ini, Kamis (05/09/19) Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat telah menetapkan tersangka kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penggunaan Dana Desa (ADD)  dan Dana Desa (DD) di Desa Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun anggaran 2017/2018. Terduga itu, Karmani Budi Santoso (45) Kades Papauh yang kini terpaksa menjalankan proses hukuman lebih lanjut. Tak hanya menetapkan tersangka saja, Kades Papauh Kec Muara Papalik Tanjab Barat ini langsung ditahan oleh Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat. Penahanan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Nomor : Print- 908/L.5.15/Fd.1/09/2019 tanggal 05 September 2019. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH mengatakan, benar Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat telah menetapkan tersangka dan langsung melakukan penahanan terhadap Kades Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat, atas nama Karmani Budi Santoso (45).”Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat telah menyangkakan tersangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo.Pasal 18 atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No.20/2001 jo. UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ungkapnya Kajari, Kamis (05/09/19) ditemui diruang kerjanya. Menurut dia, Kades ini cepat dilakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka, alasannya untuk mempercepat penyelesaian penyidikan perkara korupsi, maka Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat berpendapat agar dilakukan penahanan dengan pertimbangan yakni, tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidananya. Tersangka dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 05 September 2019 sampai dengan 24 September 2019 dan dititipkan  di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal.”Tersangka melakukan penyimpangan nya dimana dia mengelola anggaran sendiri tidak melibatkan pejabat lain. Menggunakan untuk kepentingan pribadi dan juga mengelola tidak sesuai peruntukan nya,” tandasnya. Hari ini juga, ditambah dia tersangka dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal sekira pukul 16.00 WIB, dengan pengawalan oleh Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dan didampingi Tim Bidang.”Kerugian kurang lebih sekitar tiga ratus jutaan,” timpal Kasi Pidsus Hery Susanto,SH ditemui media ini di Kantor nya sembari mengatakan sebelum dilakukan penahanan, terlebih dahulu tersangka ini dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dr. Arief Budiman pada Poliklinik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.(IS)

Share :

Baca Juga

Berita

Dewan Kecam TAPD Tidak Memahami Dalam Menentukan Pagu Anggaran Dinas

Advetorial

Bupati Safrial Dampingi Gubernur Jambi Salurkan JPS Tahap Dua

Berita

Bupati Masna Hadiri Rakornas Investasi 2020

Berita

Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur

Advetorial

Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020

Kriminal

Merasa Difitnah, Bustomi Laporkan Akun Facebook ke Polda Jambi

Berita

Tambahan 10 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Tanjabbar Sudah 128 Kasus

Berita

DPRD Muaro Jambi Bahas Pendapatan 2020