mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Kota Jambi / Kriminal / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 5 Februari 2020 - 10:54 WIB

JPU Negeri Tanjung Jabung Barat Hadirkan Saksi Ahli Dari Inspektorat, Sidang Kasus Korupsi Dana DD dan ADD Desa Papauh Kec Muara Papalik

KUALATUNGKAL Lj – Hari ini, Rabu (05/02/20) berlokasi di Pengadilan Negeri Tipikor Jambi, kasus dugaan Korupsi Alokasi Dana Desa dan Dana Desa terdakwa nya mantan Kades Papauh Kec Muara Papalik, Tanjab Barat Karmani Budi Santolo (45) menjalankan sidang pemeriksaan saksi ahli. Saksi ahli yang dihadirkan pihak Jaksa Penuntut Umum Negeri Tanjung Jabung Barat itu berjumlah satu orang yaitu Raekhie Prayoga, SH. MH mantan pegawai lnspektorat Tanjab Barat. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH melalui Kasi Pidsus nya Hery Susanto,SH mengatakan benar hari ini pihaknya menghadirkan saksi ahli satu orang dalam sidang perkara tindak pidana korupsi kasus ADD dan DD Desa Papauh Kec Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat.”Saksi ahli yang kita hadirkan itu Raekhie prayoga, SH. MH dari Inspektorat Tanjab Barat,” ungkapnya. Sidang berlangsung di Gedung Pengadilan Negeri Tipikor Jambi. Menurut dia, sidang dipimpin ketua majlis hakim Morailam Purba, SH, dan anggota nya H. Amir Aswan, SH, MH dan Hiashinta Fransisca Manalu, SH.”Terdakwa juga kita hadirkan dalam sidang pemeriksaan saksi ahli itu,” tukasnya sembari selama proses sidang alhamdulillah berjalan dengan lancar. Senada, Aidil Raya Putera,SH Jaksa Pungsional Kejari Tanjung Jabung Barat mengaku, sidang pemeriksaan saksi ahli berlangsung hanya memakan waktu beberapa jam saja.”Saksi ahli memberatkan terdakwa,” timpalnya. Sebelumnya diingatkan, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat telah menetapkan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD)  dan Dana Desa (DD) di Desa Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2017/2018. Terduga itu, Karmani Budi Santoso (45) Kades Papauh yang kini terpaksa menjalankan proses hukuman lebih lanjut. Tak hanya menetapkan tersangka saja, Kades Papauh Kec Muara Papalik Tanjab Barat ini langsung ditahan oleh Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat. Bahwa penahanan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Nomor : Print- 908/L.5.15/Fd.1/09/2019 tanggal 05 September 2019. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH mengatakan, benar Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat telah menetapkan tersangka dan langsung melakukan penahanan terhadap Kades Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat, atas nama Karmani Budi Santoso (45). Tersangka ini terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyimpangan atau penyelewengan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Sungai Papauh Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2017/2018 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Bahwa tersangka oleh Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo.Pasal 18 atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No.20/2001 jo. UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ungkapnya Kajari, Kamis (05/09/19) ditemui diruang kerjanya. Menurut dia, Kades ini cepat dilakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka, alasannya untuk mempercepat penyelesaian penyidikan perkara korupsi, maka Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat berpendapat agar dilakukan penahanan dengan pertimbangan yakni, tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidananya. Tersangka dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 05 September 2019 sampai dengan 24 September 2019 dan dititipkan  di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal.”Tersangka melakukan penyimpangan nya dimana dia mengelola anggaran sendiri tidak melibatkan pejabat lain. Menggunakan untuk kepentingan pribadi dan juga mengelola tidak sesuai peruntukan nya,” tandasnya. Hari ini juga, ditambah dia tersangka dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal sekira pukul 16.00 WIB, dengan pengawalan oleh Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dan didampingi Tim Bidang.”Kerugian kurang lebih sekitar tiga ratus jutaan,” timpal Kasi Pidsus Hery Susanto,SH ditemui media ini di Kantor nya sembari mengatakan sebelum dilakukan penahanan, terlebih dahulu tersangka ini dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dr. ARIEF BUDIMAN pada Poliklinik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.(IS)

Baja Juga  Jelang Hari 'H' Raya Idul Fitri, Wabup Tanjab Barat Sidak Pasar Tangga Raja Ilir

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Safrial Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer Tanjab Barat ke Pusat

Berita

Tak Berfungsi, Bangunan BWSS Anggaran Besar Hanya Jadi Pajangan

Berita

Hakim PN Tipikor Putus Mantan Kades Papauh 2 Tahun 10 Bulan, Dibagi Waktu 7 Hari Pikir Pikir

Berita

Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur

Berita

Bupati Masna Sebut 2021 Akan Bangun Mall Pelayanan Publik di Kecamatan Jaluko

Berita

Bupati Masnah Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Muaro Jambi

Pemerintahan

Bupati Safrial Ikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT RI ke 75

Berita

Danramil 419-03/Tungkal Ilir Melakukan Komsos Bersama Forkompincam