mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Muaro Jambi / Peristiwa

Senin, 10 Februari 2020 - 09:53 WIB

Lalat Kandang Ayam Resahkan Warga Desa Suka Maju Mestong

Lalat Kandang Ayam Resahkan Warga Desa Suka Maju Mestong

MUAROJAMBI,LJ – Pemilik kandang ayam mitra membuat resah sebagian warga RT 1, Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi Kilometer 13, Pasalnya, lokasi kandang ayam tersebut dekat dengan pemukiman rumah warga. Setiap kali priode panen ayam, banyak lalat yang masuk ke rumah warga, bahkan warga mengaku tidak bisa tidur siang, tidak jadi makan dan merugikan pendapatan warga yang berjualan makanan.

Seperti yang dikatakan Eka, penjaga kantin Taman Kolam Pemancingan Telaga Manggis, ia mengatakan, Kandang ayam itu sudah ada bertahun-tahun, jaraknya pum cukup dekat dengan pemukiman, sehingga Setiap kali panen pasti lalat menganggu pengunjung yang ada.

“Biasonya ada 20 orang memancing di sini, semenjak banyak lalat pengunjung jadi sepi, Bahkan kalau orang mau mesan makan di kantin, lihat ada lalat mereka tidak jadi mesan,” kata Eka, pada Kamis (6/2/2020).

Kata Eka, lalat-lalat yang bertebrangan ini waktunya satu bulan, Selama satu bulan itu lah omset kantin dan kolam pemancingan jadi merosot.

Baja Juga  Bupati Tanjab Barat Tonton Peserta Lomba Arakan Sahur Virtual, Ini Pesan Beliau

“Selama satu bulan itu kami tidak bisa tidur siang, karena lalat banyak di kasur, bahkan membuat usaha kami menjadi sepi” ungkapnya.

Eka menambahkan, untuk mengurangi lalat yang ada, pihak perusahaan kandang ayam sudah menyediakan penyemprotan yang nama nya nuvet plus, dan Yang menyeprotkannya karyawaan perusahaan, Namun karyawan itu kadang menyeprotkannya ke pakan dan kolam ikan.

“Karyawannya kadang lalai, dia menyeprotkannya ke pakan kami, jadinya ikan kami ada yang mati, itu kan racun. Walaupun sudah di semprot, hanya untuk mengurangi bukan menghilangkan,” tutur Eka.

Selain itu, Eka menyebut tidak melaporkannya ke Instansi terkait, tapi langsung ke Perusahaannya. Dan sudah menegurnya berkali-kali, tapi tidak ada tanggapan,

“Harapan kami perusahaam itu bisa mengerti lah dengan warga yang sudah resah,” tutupnya.

Terpisah, Narti, yang merupakan pemilik kebun di daerah sana, mengatakan, lalat di sini memang banyak, saat pemilik kandang itu memasuki bibit dan di saat mau panen.

“Kami tidak bisa tidur siang dibuat lalat ini, dan bahkan tidak jadi makan, karena makanan dihinggapi lalat,” pugkasnya.

Baja Juga  DPRD Muaro Jambi Ikut Serta Dalam Orentasi Pendalaman Tugas DPRD

Kata Narti, masing-masing perusahaan itu harus punya kesadaran. Apakah dia mementigan usaha sendiri atau orang banyak.

“Memang sih, jika ada lalat yang punya perusahaan itu di semprotnya, tapi jadilah ngurang-ngurai bae, idak menghilangkan,” ujarnya.

Sementara, Likin, selaku operator di Perusahaan itu, mengatakan, di lokasi ini ada 14 kandang dengan isi 5 ribu ekor perkandang. Dan saat ini tengah melakukan pembersihan kandang, karena baru usai panen.

“Kami di sini hanya melakukan tugas bang, yang berhak menjawabnya Bapak Santoso, dia orang yang dipercaya di perusahaan ini. Saat ini dia sedang berada di luar. Jadi, kalau mau nanya tentang keresahan masyarakat ke Bapak Santoso lah yang tepat nya,” ungkapnya.

Likin mengaku, setiap sebelum dan sesudah panen, rumah-rumah warga pasti disemprot untuk menghilangkan lalat.

“Kami selalu menyeprotnya untuk menghilangkan lalat, tapi itu tadi soal warga resah Bapak Santoso lah yang bisa menjawabnya,” ungakpnya. (Ari)

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Pimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Tanggo Rajo

Berita

Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur

Advetorial

Wabup Ikuti Rakor Persiapan Pilkada 2020 Via Telekonferensi

Berita

Uang Muka Tak Cair, LSM LP2ADP Sebut Dinas Perkim Memperlambat Percepatan Pembangunan Daerah Tanjab Barat

Berita

Tambahan 10 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Tanjabbar Sudah 128 Kasus

Advetorial

Bupati Safrial Didampingi Kadis PDK Tanjabbar Hadiri Rakor PTDI-STTD

Berita

Kejari Tanjung Jabung Barat Siap Jalankan Program Jaksa Agung

Advetorial

Bupati Safrial Hadiri Peresmian Mushola Fakultas Perternakan UNJA