mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Pemerintahan / Peristiwa / Tanjab Timur

Sabtu, 1 Februari 2020 - 11:34 WIB

Pengurus Masjid Nipah Panjang Tolak Hasil Kerjaan Proyek Sumur Bor Dinas Perkim

NIPAH PANJANG,Lj-Proyek pembangunan sarana dan prasarana air minum tahun 2019 di Kecamatan Nipahpanjang di soal warga. Pasalnya sampai sekarang proyek tersebut belum tuntas dikerjakan. Padahal sekarang sudah masuk tahun 2020.

Berdasarkan papan informasi
Kegiatan bernama pembangunan sarana & prasarana air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah bidang perumahan dan permukiman dinas perumahan dan kawasan Kabupaten TanjabTim.

Dengan pekerjaan pembangunan sarana dan prasarana air minum Mesjid Raya Alhidayah kelurahan Nipahpanjang ll, Kecamatan Nipahpanjang dengan
Sumber dana APBDP Kab. TanjabTim TA 2019.

Namun sangat disayangkan Proyek yang Pelaksananya CV. Haliwa Permata pison  tidak mencantumkn jumlah Anggaran.

Busu Sarip pengurus mesjid bidang pembangunan, Mengatakan proyek pembangunan air minum disini bukan tak layak lagi memang tak bagus benar. “Coba tengok tu, kalau air memang bersihlah tapi kalau untuk minum tak bisa ( tak layak) . Karena jika dipendap semalam airnya berubah warnah menjadi kuning. Itu bekasnya bae sudah nampak kuning.sampai sekarang kerjaannya juga belum selesai,”ujarnya saat dikonfimasi .sabtu. (1/2.2020)

Baja Juga  Bupati Anwar Sadat Hadiri Daring Evaluasi KLA

Dia mengatakan jika dipanggil ke sabak sanggup mengatakan kalau air ini tak layak dipakai. “Sampai sekarang kerjaan ini juga belum selesai. Kami tak akan terima.kalau memang Pemerintahan mau bantu malah bagus masukan air PAM saja.”tegasnya.


Hal ini dibenarkan Busu Mael yang juga pengurus Mesjid Raya Alhidayah Nipahpanjang. Dikatakanya, pengerjaan proyek air minum tersebut baru sekitar 75 persen. Sampai sekarang belum dikerjakan lagi atau belum diselesaikan. Menurutnya air yang keluar dari pipa saat ini memang belum layak untuk dikonsumsi.

Baja Juga  Reses Dapil I Agustian Mahir Tampung Aspirasi Warga Maro Sebo

“Karena, kemarin pernah dicoba air itu kalau dimasukan dalam filter bagus, terus kalau masuk ke galon dan ditutup ditunggu 2 atau 3 hari warna kuning masih membekas ditutup galon. Makannya oleh rekanan dikerjakan baru lagi dengan penambahan kedalaman pipa yang kemaren 100 meter ditambah 30 meter. Namun sampai saat ini kerjaan tersebut belum juga tuntas. Harapan kami agar bisa dibaguskan agar masyarakat bisa menikmati proyek pembangunan air bersih dan bisa layak untuk diminum.”harapnya.

Sayangnya Pejabat berwenang Dinas Perkim Tanjabtim belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini. (nto)

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Muarojambi Serahkan BLT DD Desa Penyengat Olak

Advetorial

Bupati Safrial Hadiri Paripurna ke 4 Pembahasan LKPJ Tahun 2019

Advetorial

Pemkab Tanjab Barat ‘SIAP’ Menggelar Pilkada ditengah Pandemi Covid 19

Berita

Kajari Tanjung Jabung Barat Pimpin Pemusnahan BB Hasil Kejahatan Tipidum Satu Tahun

Advetorial

Bupati Safrial Resmikan Masjid Syaikh Utsman Kuala Tungkal

Berita

Tiga Paslon Lolos Bertarung di Pilkada Tanjabbar 2020

Berita

Bupati Masna Lantik 99 Anggota BPD Terpilih Jaluko

Berita

Cegah Penyebaran Corona, gedung DPRD, Disemprot Disinfektan