mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Nasional / Peristiwa / Tanjab Barat

Rabu, 28 April 2021 - 12:09 WIB

Sah, ASN Tanjabbar Dilarang Mudik

KUALATUNGKAL,Lj  – Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjabbar , dilarang mudik. Keputusan pelarangan mudik ini tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Sekda Tanjabbar Agues Sanusi.

Bahkan sanksi berat sudah disiapkan bagi ASNB yang nekat mudik saat cuti lebaran tahun ini.

“ASN yang terbukti melanggar mudik akan dikenai sanksi disiplin sesuai PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS dan PP Nomor 49/2018 tentang Manajemen PPPK,” ungkap Sekda Tanjab Barat H. Agus Sanusi, kemarin.

Sekda menyebutkan bahwa, Pemkab Tanjab Barat secara tegas melarang ASN di lingkup Kabupaten Tanjabbar untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar Provinsi Jambi.

Hal ini kata dia sesuai dengan aturan Pemerintah pusat dalam periode 6 hingga 17 Mei 2021.

Baja Juga  Wakil Ketua DPRD Muaro Jambi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah 2021

“Ini sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat dan kita mengeluarkan surat edaran terkait dengan larangan bepergian keluar Provinsi Jambi. Baik dalam rangka mudik, atau pun cuti. Karena kita ketahui saat ini masih dalam kondisi pandemi covid 19,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan kemungkinan adanya ASN yang mendapat tugas ke luar Provinsi Jambi. Agus menyampaikan bahwa hal itu perbolehkan untuk melakukan perjalalan dinas. Namun harus ada aturan yang jelas terkait tujuan perjalanan dinas tersebut.

“Bisa saja mungkin kalau selama penerapan itu ada yang perjalanan dinas. Tapi tentu harus jelas juga perjalanan dinas nya seperti apa, harus ada surat tugas juga dari pak bupati. Baru bisa berangkat,” jelasnya.

Baja Juga  Bupati dan Ketua TP PKK Tanjab Barat Ajak Semua Kalangan Lestarikan Batik Khas Daerah

Selain itu, harus ada izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian dan di tembuskan ke BKPSDM.

“Ini surat tertulis artinya memang jangan pergi cuma izin lisan tidak di benarkan itu,” katanya.

Sementara itu terkait dengan cuti pegawai, Sekda mengingatkan dan menghimbau untuk kepala OPD betul-betul selektif kepada bawahannya yang mengajukan cuti.

Kata Sekda pemberian cuti kepada bawahannya ini hanya di perbolehkan untuk cuti melahirkan, sakit dan atau alasan penting.

“Jadi untuk kepala OPD tidak boleh memberikan cuti kepada bawahannya sela periode tanggal penidaan mudik yaitu tanggal 6 hingga 17 tadi. Kecuali mungkin yang mau melahirkan, yang sakit atau ada kepentingan yang mendesak,” pungkasnya.(*/vin)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Safrial Berharap Pasukan OMP Kerja Keras Amankan Pemilukada Serentak

Berita

Pemkab Tanjab Barat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Advetorial

Kaban Bapenda Hadiri Bimtek di Jambi

Berita

Bupati Masnah : SMSI Harus Bantu Kontrol Pembangunan Muarojambi

Advetorial

Bupati Safrial Mengajak Mahasiswa Ikut Membangun Daerah dan Desa

Advetorial

KPUD Gelar Rapat Pleno Terbuka di Balai Pertemuan

Advetorial

Lagi, Bupati dan Wabup Tanjab Barat Sholat Jum’at Berjamaah Bersama Warga Dusun Mudo

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Duduk Bersama Gubernur Jambi Menghadiri Pembukaan MTQ