mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Kota Jambi / Pemerintahan / Tanjab Barat

Jumat, 27 Desember 2019 - 14:08 WIB

Satgas Pangan Tanjab Barat Awasi Penyaluran Gas LPJ

KUALATUNGKAL Lj – Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro,S.I.K pimpin rapat Kordinasi Satgas Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jum’at (27/12/19) sekitar pukul 09.00 WIB, berlokasi diruang rapat Polres Tanjab Barat. Rapat koordinasi tersebut dihadiri, Kepala Dinas Koperindag Tanjab Barat yang diwakili oleh Kabid Perdagangan, Kabag Ekonomi Setda Tanjab Barat, Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, Kasat Intelkam Polres Tanjab Barat, KBO Reskrim Polres Tanjab Barat, Kapok TUUD Kodim 0419/Tanjab, Kadrive Bulog Kuala Tungkal, Kabid Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kasi Usaha Perdagangan Dinas Koperindag, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Kabid TP DTPH Dinas DTPH, Pendamping Bansos TKSK Dinas Sosial, Pedagang/distributor. Adapun hasil yang akan disepaki yakni,
Pangkalan seharusnya menjual kepada masyarakat dikawasan tersebut, bukan kepada pengecer, Polres besama Kodim akan mengawasi penyaluran gas LPG dan memberikan himbauan terhadap peraturan yang ada, Disarankan kepada Diskoperindag agar memanggil/ mengumpulkan semua pangkalan serta agen agar dibuatkan pernyataan apabila melanggar sesuai ketentuan yang ada agar siap diberi sanksi dicabut izinnya, Perlu adanya rapat evaluasi khusus mengenai gas LPG subsidi yang ada di Tanjab Barat. Menurut Kapolres AKPB Guntur, Satgas pangan bukan  milik Polri, TNI dan Pemkab Tanjab Barat saja, namun merupakan milik Kab. Tanjab Barat, sehingga maksud mengundang kegiatan disini agar dapat mereview kembali dikarenakan saat ini  sedang menghadapi rangkaian Natal dan Tahun Baru 2020, sehingga diharapkan kehadirannya dapat memberi informasi yang akurat terkait jumlah stok dan perkembangan harga kebutuhan pokok diwilayah Tanjab Barat. Sehingga dapat mengetahui harga kebutuhan lokok diwilayah kita cukup stabil atau tidak melambubg tinggi. Dia berharap, Dinas terkait bisa menganalisa terhadap kenaikan dan penurunan harga kebutuhan pokok, sehingga bisa di evaluasi dan mengambil langkah langkah lanjut untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ada 3 mandat Presiden Republik Indonesia untuk Menteri Perdagangan, yakni :
a.  menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, serta mengutamakan penyerapan produksi dalam negeri;
b.  Meningkatkan Eksport dan Neraca Perdagangan;
c.  Membangun dan merevitalisasi pasar rakyat. Tingginya permintaan konsumen atas kebutuhan pokok masyarakat maka kita harus menjaga stabilitas harga,  namun terkendala adanya disparitas harga dan pendistribusian, maka dari itu langkah langkah yang harus dilakukan adalah, Tindakan Preventif, Preemtif dan Operasi Pasar, Upaya penegakan hukum dari Polri diketuai oleh Karobinops Bareskrim Polri, Perlunya keseriusan dalam penegakan hukum, ditingkat Polda agar membuat Satgas Pangan dipimpin oleh Dirreskrimsus dan ditingkat Polres Kasat Reskrim berkordinasi dengan ainstansi terkait (Bulog, Disperindag, Dinas Pertanian, KPPU Kab.), Agar Satgas Pangan ini dilakukan Anev 2 minggu sekali yang dipimpin oleh Karobinops Bareskrim Polri dan hasilnya dilaporkan kepada Kapolri, Menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 sampai dengan akhir tahun agar Satgas Pangan terus bergerak. Meski demikian, untuk beberapa hari ini harga sembako dipasaran relatif stabil, namun masih terdapat kenaikan dan penurunan harga bahan pokok sembako dipasaran namun tidak terlalu signifikan, harga gas LPG dan BBM di SPBU masih stabil. Kami akan terus memonitor dan melakukan pengawasan dipasaran. Sementara itu, Diskoperindag setiap hari melakukan Pengecekan harga sembako dan dilaporkan kepada Kementrian serta ditembuskan ke seluruh OPD terkait, Satgas Pangan, Dandim dan Kapolres, namun untuk di Kecamatan dilakukan cek harga pada waktu-waktu tertentu serta menyesuaikan hari lasar, Diskoperindag setiap bulan meminta laporan pendistribusian LPG dari masing-masing yang selanjutnya direkap dan dilaporkan ke Polres Tanjab Barat dan Satpol PP untuk pengawasan dilapangan, sedangkan kelangkaan LPG 3 Kg bersubsidi yang terjadi kelangkaan bukan di Masyarakat namun di pangkalan kerena saat ini fenomenanya lebih banyak pengecer yang mengantri dipangkalan dibanding dengan masyarakat, pengecer tersebut kembali menjual kepada masyarakat dengan harga tinggi sehingga jauh dari HET yang telah ditetapkan, Diskoperindag telah melakukan Operasi Pasar LPG 3 Kg bersunsidi di beberapa tempat, diantaranya dikantor Kel. Tungkal II, namun LPG yang di Jual tersebut tidak habis hal tersebut menandakan tidak terjadi kelangkaan di Masyarakat. Pada tahun 2020 Kab. Tanjab Barat mendapatkan penambahan Pangkalan Gas LPG 3 Kg bersubsidi sebanyak 40 Unit Pangkalan yang tersebar di desa-desa di 13 Kecamatan yang belum terdapat pangkalan Gas LPG 3 Kg bersubsidi. Disisi lain, Bulog Subdivre Kuala Tungkal setiap hari melakukan penjualan Kebutuhan pokok Berupa Beras, Gula dan Minyak Goreng dibeberapa titik dalam Kota Kuala Tungkal, Permintaan Daging Bekudi Kab. Tanjab Barat saat ini cukup tinggi dibandingkan Kota Jambi dan stok di gudang bulog dapat mencukupinkebutuhan masyarakat apabila terdapat kelangkaan sembako dipasaran. Begitu juga Dinas Ketahanan Pangan memperhatikan 3 aspek yaitu Pendistribusian, Kesedian dan Penyaluran terhadap kebutuhan pokok masyarakat, saat ini Dinas Ketahanan Pangan memiliki Cadangan Beras yang disimpan di Gudang Bulog Kuala Tungkal sebanyak 51 Ton yg diperuntukkan sebagai cadangan pangan apabila terjadi bencana/musibah. Salah satu penyebab naiknya harga Cabe Merah dipasaran karena sedikitnya stock dipasaran dalam Kota Kuala Tungkal dan tidak dapat bertahan lama / rentan busuk,  menjelang natal dan tahun baru setiap hari Dinas Ketahanan Pangan selalu melalukan pengecekan harga dan stock di 3 Pasar yaitu di Pasar Parit 1, Pasar Parit 2 dan Pasar Parit 3 samapai setelah perayaan Tahun Baru. Untuk itu,  Kodim 0419 Tanjab juga berharap agar Satgas Pangan sering turun ke pasar sehingga harga kebutuhan pokok menjelang tahun baru 2020 harga tetap stabil.(IS)
Baja Juga  SKK Migas: Dengan PI 10 Persen, Peran Daerah Bakal Makin Meningkat

Share :

Baca Juga

Berita

Selamat dan Sukses Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur

Berita

Pandemi Corona, PT.TGM Beri Bantuan Sembako ke 300 Warga Muaro Jambi

Berita

Resedivis Curanmor di Kota Kualatungkal Terancam 5 Tahun Penjara

Berita

Pemkab Sambut Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Jambi Dapil Tanjab Barat- Tanjab Timur

Berita

Wow, SKK Migas Dapat Penghargaan dari KPK

Advetorial

Gelar Khitanan Masal Dengan Protokol Kesehatan, Bupati Apresiasi BAZNAS

Berita

TP PKK Tanjabbar Gelar Rakor Tahun 2019

Advetorial

Wabup Apresiasi Pembentukan Tim Gemmpur