mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Advetorial / Pendidikan

Sabtu, 4 Juli 2020 - 09:52 WIB

Sekda Tanjab Barat Kordinasi Dengan Baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi


KUALATUNGKAL Lj – Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir.H.Agus Sanusi,M.Si mengaku akan berkoordinasi dengan baik kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi terkait Penyelenggaraan Pembelajaran untuk tahun ajaran 2020/2021 Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah akan dimulai bulan Juli 2020. Lanjut dikatakan dia, Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19.Secepatnya kita akan berkoordirnasi baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Hal ini agar pada pelaksanaannya nanti bisa efektif dak tidak menyalahi kebijakan,” kata sekda kemarin. Perlu diingatkan dia, penyelenggaraan proses pembelajaran di setiap daerah dilakukan secara berbeda sesuai dengan zona yang sebelumnya telah ditetapkan Pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19. Pemerintah Pusat sendiri telah menetapkan Zona Hijau, Zona Kuning, Zona Oranye, dan Zona Merah pada masing masing Kabupaten/Kota. Dalam SKB ini disebutkan, Satuan Pendidikan yang berada dalam Zona Hijau dapat melakukan proses pembelajaran tatap muka setelah mendapat izin dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan atau Kanwil Kenenag Provinsi maupun Kabupaten/Kota berdasarkan persetujuan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 setempat.”Untuk Tanjab Barat sendiri yang terkategori ‘zona hijau’, pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah strategis agar pelaksanaan amanah SKB tersebut dapat berjalan dengan efektif,” sebutnya. Berdasarkan SKB, ditambahnya satuan pendidikan yang berada di daerah ZONA KUNING, ORANYE, dan MERAH dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR). Namun demikian, penyelenggaraan proses pembelajaran di Daerah Zona Hijau akan dibagi menjadi tiga tahap dengan pertimbangan menyesuaikan kemampuan siswa dalam menerapkan protokol kesehatan. Berikut pembagian tahapannya :- Tahap I: SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs, Paket B, paling cepat Juli 2020.
– Tahap II: SD, MI, Paket A dan SLB, paling cepat September 2020.
– Tahap III: PAUD formal (TK, RA, dan TKLB) dan non formal, paling cepat November 2020.”Sedangkan untuk Sekolah dan madrasah berasrama dilarang melakukan pembukaan asrama dan masih diharuskan melakukan belajar dari rumah selama masa transisi (2 bulan pertama). Pembukaan asrama dan pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan pada masa kebiasaan baru dengan mengikuti ketentuan pengisian asrama,” tukasnya. (IS).

Baja Juga  Pemkab Tanjab Barat Bantu Beras, Warga Diberi Jatah 20 Kg Per KK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Wabup Amir Sakib Sebut Kabupaten Ada Lahan Gambut Perlu Perhatian Khusus Pencegahan Karhutla

Advetorial

Bupati Safrial Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Di Lingkungan Perusahaan

Advetorial

Wakil Bupati Hadiri Dua Paripurna Sekaligus

Advetorial

Bupati Safrial Pimpin Upacara Hari Jadi Kabupaten Tanjab Barat ke 55 Berlangsung Hikmad

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Audensi di Kementerian ESDM Pusat

Advetorial

Wabup Ikuti Rakor Persiapan Pilkada 2020 Via Telekonferensi

Advetorial

Bupati Safrial Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional Inseminasi Buatan

Advetorial

Merpati Kolong PB Lapak Kualatungkal Berlangsung Seru