mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Tak Berkategori

Kamis, 8 Agustus 2019 - 10:33 WIB

Terpidana Cabul Anak Dibawah Umur Warga Betara Diputus Rendah Dari Tuntutan JPU

KUALATUNGKAL Lj – Tersangka persetubuhan terhadap anak dibawah umur belum lama ini menjalankan persidangan putusan di Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Tanjab Barat. Terdakwa berinisial AR merupakan masih dibawah umur ini pasti menerima dengan lapang dada. Pasalnya, putusan hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Negeri Tanjung Jabung Barat yaitu 3,5 tahun. Sementara JPU menuntut terpidana 6 tahun penjara. Hal ini telah dikatakan Kajari Tanjung Jabung Barat Trijoko,SH melalui Kasi Pidum Nya M Angga Mahatama,SH,MH ditemui media ini dari ruang kerjanya, Kamis (8/8/19) didampingi Jaksa nya Sefri Hendra,SH. Menurut Angga, ada dua orang tersangka lagi dibalik dari pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur warga Kec.Betara Tanjab Barat tersebut.”Diperintahkan dikirim ke LP Anak di Bulian. Sekarang masih proses,” tegasnya. “Sedangkan dua orang terdakwa lagi masih kita lakukan penelitian berkas oleh JPU,” timpalnya. Diingatkan dia, sidang penuntutan itu dipimpin langsung oleh Hakim Deni, sedangkan Jaksa Penuntut Umum Hj Noviana Hastuty,SH. Sidang berlangsung lancar, dan terdawa langsung dihadirkan oleh pihak Jaksa Penuntut Umum Negeri Tanjung Jabung Barat. Diberitakan sebelumnya, Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya wilayah Kecamatan Betara. Lima pemuda ini nekat menggilir seorang gadis dibawah umur, sebut saja Mawar (14). Korban Mawar digilir sebanyak delapan kali.Kejadian berawal dari laporan orang tua korban yang merasa kehilangan Mawar yang sudah selama dua hari, diketahui tidak pulang ke rumahnya, sejak Minggu (9/6/2019).”Mendapati laporan itu kami lakukan penelusuran. Dalam hitungan beberapa jam pelaku dan korban berhasil diamankan,” hal ini dikatakan Kapolres Tanjab Barat, AKBP A.D.G Sinaga melalui Kapolsek Betara IPTU Irwan, Selasa (25/6/2019). Dari pengakuan ketiga pelaku yang berhasil diamankan di Mapolres Tanjab Barat yakni B, E dan R, diketahui jika Mawar digilir di tiga lokasi berbeda. Awalnya di sebuah pondok, lalu di lokasi bekas galian saat sedang mandi dan dilanjutkan di sebuah pondok lagi. Dari pengakuan salah satu pelaku, dia nekat melakukan perbuatan tidak senonoh ini karena terpengaruh sering nonton video porno dan ketiga pelaku serta korban sedang dibawah pengaruh ngelem (red, mabuk lem).”Saya nyesal. Ya dulu sering nonton video porno di hape,” ujar pelaku, tertunduk lesu.”Atas perbuatannya ketiga pelaku diancam dengan jeratan kurungan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” timpal Kasatreskrim Polres Tanjab Barat IPTU Dian Purnomo,S.I.K. Sementara dua pelaku lainnya, inisial U dan BA kini masih berstatus buron.”Sekarang ketiga tersangka sudah kita amankan dan menjalankan proses hukum lebih lanjut. Ketiga pelaku itu terancam 15 tahun penjara,” tandasnya. Disi lain, dua orang pelaku masih burun agar segera menyerahkan diri kepihak berwajib.”Saya himbau untuk kedua pelaku yang belum diamankan untuk dapat menyerah diri ke Polres,” himbaunya Kapolres sembari mengakhiri jumpa pers.(IS)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Instead of a Sports Fan, Become a Sports Participant

Advetorial

Kunker Gubernur Jambi Disambut Baik Bupati Tanjung Jabung Barat

Berita

Polres Tanjabtim Buru Pelaku Dugaan Penistaan Agama
Berenang di Sungai Batang Hari Warga Pematang Pulai Tengelam

Advetorial

Wabup Hairan Mengikuti Zoom Meeting Pj Gubernur Jambi

Berita

Bupati Tanjabbar Terima Penghargaan Peduli Hak Asasi Manusia Tahun 2019

Advetorial

Bupati Harap Guru Bisa Kuasai Aplikasi Daring

Berita

Millenial Kabupaten Mulya-Amin Kunjungi Posko Tim Pemuda Anel, Diskusi Bersama Pemuda Anel