mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Kota Jambi / Pemerintahan / Tanjab Barat

Senin, 20 Januari 2020 - 14:02 WIB

Wakil DPRD Tanjab Barat Sesalkan Anggaran Fogging Kecil, Dinkes Dinilai Tak Memikirkan Kepentingan Masyarakat

KUALATUNGKAL Lj – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mulai geram. Pasalnya, wakil rakyat daerah Tanjab Barat ini mulai bidik mengenai anggaran fogging Dinas Kesehatan Tanjab Barat, lantaran anggaran untuk kegiatan tersebut hanya 90 juta rupiah, dibagi untuk 13 Kacamatan di Tanjab Barat selama satu tahun sebanyak 100 kali fogging. Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Sjafril Simamora ditemui awak media mengaku, pihaknya juga tak menyangka jika anggaran untuk Fogging Dinkes Tanjab Barat itu hanya 90 juta dalam satu tahun, tentu ini sangat tidak wajar. Apalagi ini untuk 13 Kecamatan yang ada di Tanjab Barat.”Dana 90 juta ini hanya sampai kemana untuk satu tahun, kadisnya ini kita lihat tidak punya tanggung jawab,” sebut Sjafril Simamora, saat Sidak ke Dinas Kesehatan, Senin (20/01/20). Dia juga menilai, Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat tersebut selama ini kurang bisa bekerja. Karena, kata Wakil DPRD Tanjab Barat Kadis Kesehatan ini lebih banyak memikirkan proyek dari pada memikirkan kepentingan untuk masyarakat banyak.”Laporan dari sekretaris, Kabid maupun kasi anggaran Fogging hanya 90 juta di Dinas kesehatan itu, untuk jangka satu tahun, coba kita bayangkan penduduknya 300 ribu penduduknya. Mana cukup dana sekecil itu,” tegasnya. Dijelaskan dia, padahal selama satu tahun untuk anggaran di Dinas Kesehatan Tanjab Barat lebih besar dari Dinas lain yang ada, sekitar 10 persen dari dana APBD Tanjab Barat.”Kalau APBD Tanjab Barat 1,4 Triliun berarti dana untuk Kesehatan 140 miliar, kenyataan nya kok wabah untuk Demam Berdarah hanya 90 juta. Kemana perginya anggaran yang banyak lainnya, kalau Dinas Kesehatan tidak tahu tak masuk akal,” timpal pria dari praksi PAN itu. Sebagai wilayah endemik, Diakui Wakil DPRD ini karena kasus DBD selalu mewabah setiap tahun di Tanjab Barat, dan selalu menimbulkan korban terutama terhadap anak anak.”Ini bukannya lima tahun sekali, mesti nya Dinas Kesehatan ada evaluasi nya, dianggarkan lebih besar setiap tahun nya. Jangan selalu pengajuannya bertahan 90 juta,” sesalnya. Untuk itu, lanjut dikatakan dia Kadis Dinas Kesehatan ini hanya memandang sebelah mata dan menyepelekan soal dampak kasus DBD tersebut.”Perlu diketahui oleh Kadis Kesehatan, selama 2019 jumlah angka DBD di Tanjab Barat memprihatinkan, sudah mencapai 549 kasus. Meninggal 2 orang, sedangkan Januari 2020 kasus DBD sudah 109 dan meninggal dunia 2 orangl,” bebernya dengan keras. Wakil DPRD Tanjab Barat menyebut dirinya sebagai pimpinan DPRD sangat kecewa dengan Kadis Kesehatan Tanjab Barat tersebut.”Kalau tidak sanggup jadi kadis kesehatan silahkan mundur saja. Jangan hanya mampu membesarkan anggaran untuk yang lain saja, seharusnya kasus DBD ini mendapat perhatian khusus, ini kasus nasional bukan penyakit yang ringan,” imbuhnya. Dengan anggaran 10 persen, ditambah Wakil DPRD Tanjab Barat itu Dinas Kesehatan silahkan untuk membangun apa saja, pihaknya tentu sangat mendukung. Hanya saja untuk anggaran fogging kasus DBD harus dianggarkan besar.”Ini dana 90 juta untuk seratus titik dalam satu tahun, untuk Tungkal Ilir saja sudah habis seratus titik, belum lagi Kecamatan lain. Mestinya dibikin 600 titik hingga seribu titik kalau dananya tidak habis dalam satu tahun kan bisa Silpa,” tuturnya.(IS)

Baja Juga  Bupati Safrial Serahkan Bantuan APD dari OPD Lingkup Pemkab Tanjab Barat

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bapenda Gelar Penyuluhan Pajak Daerah di Kecamatan Tanjab Barat

Berita

TAK TERASA I TAHUN SUDAH MOBIL DAMRI DINAS PERHUBUNGAN MELINTAS RUTE SENYERANG – KUALA TUNGKAL

Berita

Tingkatkan Skill Wirausaha Mahasiswa,STAI Ahsanta Gelar Bazar

Berita

Gandeng Tiga Perusahaan, Polres Tanjabbar Bagikan 20 Ribu Masker Produksi UMKM

Advetorial

Wabup Hairan Mengikuti Zoom Meeting Pj Gubernur Jambi

Berita

Ketua DPRD Muaro Jambi Hadiri Penutupan Turnamen Bola Kaki P3KS CUP

Berita

Zona Merah, Jam Malam di Kualatungkal Kembali Diterapkan

Advetorial

Wabup Hairan Tinjau Jembatan Muara Papalik Bersama Pejabat PUPR Tanjab Barat