mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Penghobi Hidroponik bersama Polres Tanjabbar berikan Sayuran Segar Pada Pasien Isolasi Covid-19 Bupati Safrial Ingatkan PNS dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada SKK Migas Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Home / Berita / Energi / Kota Jambi / Kriminal / Nasional / Peristiwa / Tanjab Barat

Minggu, 30 Mei 2021 - 09:43 WIB

Wartawan Bungo Dikeroyok Saat Liputan, SMSI Minta Polisi Tangkap Pelaku

BUNGO,Lj – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bungo mengecam peristiwa pengeroyokan terhadap dua wartawan, Sabtu sore(29-05-2021).

Kedua wartawan yang jadi korban pengeroyokan tersebut adalah Fitriyadi, wartawan Jambione liputan Bungo dan Taufik Iskandar, kontributor TVOne wilayah Bungo.

Dewan Penasehat SMSI Bungo, Raden Beni Hidayat menyayangkan kejadian yang menimpa dua wartawan tersebut.

“Sangat menyayangkan adanya kejadian penganiayaan yang menimpa Fitriyadi Wartawan Media JambiOne dan Taufik Iskandar Kontributor Media TVOne,” ujar Beni yang juga pengurus Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Jambi.

Sementara itu, Ketua SMSI Bungo Syapii Syarkawi meminta kasus ini diproses secara hukum.

Baja Juga  Kapolres Pantau Pos Pemeriksaan Penanganan Covid 19 Perbatasan

“Bahwa kami menyayangkan dan minta kasus ini diproses secara hukum,” tegasnya.

Informasi lain, Fitriyadi yang mengalami tiga jahitan di muka dan Taufik babak belur di beberapa bagian tubuh sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bungo.

Diketahui, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi saat meliput dugaan kegiatan ilegal di SPBU di jalan Lingkar arah Bandara Bungo, Sabtu sore(29/5).

Menurut kererangan Fitriyadi, dia dan Taufik, dikeroyok sekitar 20 orang saat melakukan investigasi terhadap kegiatan di SPBU. Sebelumnya mereka mendapatkan informasi dari masyarakat di SPBU itu terjadi kegiatan pelangsir bahan bakar.

Baja Juga  65 Sumur Minyak Ilegal di Bahar di Tutup Polres Muaro Jambi

Keduanya lalu mendatangi SPBU tersebut. Ternyata memang ada sebuah truk yang baknya sudah dimodifikasi tengah mengisi BBM. Kabarnya BBM tersebut akan dilangsir ke salah satu perusahaan batu bara di Bungo.

Kami sudah minta izin kepada sopir truk itu untuk mengambil gambar. Dan dia mengizinkan. Makanya kami berdua langsung mengambil gambar,” kata Fitriyadi.

Namun, tak berapa lama kemudian datang pria diduga petugas SPBU dan sejumlah orang. Sambil marah marah langsung menyerang dan memukul keduanya. ” Kami dipukul dan diinjak injak, padahal kami sudah memberitahu bahwa kami wartawan,” katanya.(tim/red)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Rangkaian Hut HBA ke 60 dan IAD ke 20 Kejari Tanjung Jabung Barat Berlangsung Sukses

Berita

Bupati Masna Resmikan Kantor Desa Talang Bukit Bahar Utara

Berita

Ketua DPRD Yuli Hadiri Apel Pengamanan PSU

Advetorial

Wakil Bupati Berikan Semangat Penuh Bagi PERPANI Beraudensi

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Melaksanakan Sholat Perdana Bersama Masyarakat di Masjid Syaikh Utsman

Berita

Bupati Masna Kunjungan ke Desa Tangguh Covid-19

Berita

Bupati Masnah Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Muaro Jambi

Berita

Bupati Tanjabbar Lepas Kafilah Ikut MTQ Tingkat Provinsi Jambi